Bunda Perlu Tahu! Terapkan Tips Cerdas Berikut untuk Mengatasi Balita Susah Makan

Permasalahan yang kerap sekali terjadi pada anak balita yakni tak jauh dari kondisi susah makan. Padahal, para orangtua sudah mencari berbagai cara untuk membuat menu makanan kreatif pada si kecil. Namun, jangan patah semangat dulu, para Bunda wajib tahu dan menerapkan sejumlah tips cerdas untuk mengatasi balita susah makan, seperti pada ulasan berikut!

Mengetahui Penyebab Balita Susah Makan

1. Intoleransi Makanan

Kondisi yang menyebabkan anak susah makan, selain nafsu makannya kerap berubah-ubah, tetapi juga bisa dikarenakan si kecil sedang sakit atau mengalami kondisi medis tertentu. Salah satu kondisi anak yang mengalami kondisi medis tertentu yakni ketika anak mengalami intoleransi pada makanan. 

Intoleransi makanan merupakan kondisi dimana tubuh si kecil tidak bisa mencerna zat tertentu yang terkandung di dalam makanan atau suatu minuman. Kondisi yang seperti ini yang kemudian menimbulkan sejumlah gejala seperti mual perut, sehingga anak akan menolak makanan yang masuk. Kondisi intoleran makanan ini berbeda dengan alergi pada makanan. 

2. Eosinophilic esophagitis

Gangguan pada kondisi medis si kecil selanjutnya satu ini bisa menjadi salah satu faktor anak kehilangan nafsu makan. Eosinophilic esophagitis merupakan suatu kondisi dimana sel darah putih yang seharusnya bertugas untuk menangkal alergi, justru malah menumpuk pada kerongkongan.

3. Diare dan Sembelit

Apabila si kecil mendadak mengalami kondisi dimana tiba-tiba susah makan, kemungkinan besar balita mengalami infeksi virus atau bakteri. Disamping itu, kondisi sembelit atau kondisi buang air besar  yang tidak lancar bisa menyebabkan si kecil kehilangan nafsu makan secara mendadak, bahkan si kecil enggan untuk mencoba jenis makanan baru. 

Tips Cerdas Atasi Anak Susah Makan

1. Menciptakan Rutinitas Makan untuk Anak

Tips ini bisa para Bunda coba di rumah untuk mengatasi balita susah makan. Sebisa mungkin buatlah jadwal makan tepatnya di jam-jam si kecil merasa dirinya lapar. Selain itu, penting juga untuk menciptakan ruangan atau suasana makan yang tenang, sehingga anak bisa fokus hanya pada makanan. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari menonton TV pada saat makan. 

2. Jangan Paksa Si Kecil Menghabiskan Makanannya

Jangan memaksa anak untuk menghabiskan makanan atau mencoba suatu menu makanan baru apabila memang belum siap. Sebab, paksaan dari orang tua akan membuat anak semakin susah makan makanan yang sudah disediakan. Pujilah anak ketika sudah mulai mau makan dengan teratur dan tepat waktu, meskipun mungkin porsinya belum terlalu banyak. 

3. Melibatkan Anak dengan Cara yang Menarik

Berbagai kegiatan yang menarik yang berkaitan dengan makanan bisa menjadi cara efektif untuk mengatasi balita susah makan. Anda bisa memperkenalkan cara-cara seperti bermain memasak, atau mengajak anak menyiapkan makanan di meja makan. Selain itu, biarkan anak memilih sendiri makanan yang ingin ia makan. 

4. Memperkenalkan Makanan Baru Secara Perlahan

Memang kadang kala kondisi anak susah makan bisa disebabkan lantaran si kecil belum terbiasa dengan makanan yang Anda sajikan. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda memperkenalkan makanan baru secara bertahap, dari porsi yang sedikit terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan ke poris yang agak banyak hingga sang anak merasa terbiasa. 

Dengan langsung memberikan si kecil makanan baru dengan porsi yang banyak akan menyebabkan si kecil enggan memakannya. Terlebih apabila si kecil tidak suka dengan aroma, tekstur, tampilan maupun rasa dari makanan tersebut. Tips ini terkesan sepele namun sangat penting untuk Anda perhatikan, supaya bisa membantu mengatasi balita susah makan.

Masalah nafsu makan pada anak memang menjadi hal yang wajar terjadi dan sering dikeluhkan oleh para orangtua. Tips tersebut bisa menjadi alternatif untuk diterapkan para orangtua di rumah untuk mengatasi ketika anak sudah kehilangan nafsu makan. Yang terpenting jangan menyerah dan bersabar untuk terus berupaya memberikan makanan sehat bagi si kecil. 

0 komentar:

Posting Komentar