Bumbu Tomyam Instan Terbaik

Padatnya jadwal perkuliahan ataupun malas menyiapkan aneka bumbu bukan menjadi alasan untuk tidak membuat tomyam favorit. Sebab kini sudah hadir berbagai bumbu instan untuk membuat tomyam yang tidak kalah lezat seperti masakan buatan rumahan. Lebih praktis, cepat, dan mudah didapatkan dirasa mampu menjadi solusi cerdas berhemat. Berikut sederet rekomendasi bumbu tomyam instan terbaik yang wajib dicoba. 

Rekomendasi Beberapa Bumbu Instan Membuat Tomyam 

1. Delta Suki - Paket Suki Tomyam Instan 

Delta Suki siap memanjakan para pecinta bumbu Tomyam dengan citarasanya yang mantap dan menggirukan. Bumbu instan nan lezat satu ini hadir dalam kondisi mentah segar dan siap dimasak sebelum dikonsumsi. Cukup dengan mendidihkannya dalam 400 hingga 600 ml air lalu ditambahkan dengan mie, bakso, sayuran, dan bumbunya dan tunggu sekitar 5 menit agar matang merata dan siap dihidangkan.

Dalam satu paket Delta Suki berisikan fish ball, mie, dumpling cheese, scrab stick, salmon fish ball, jamur enoki, saos pedas, bumbu, saos suki, dan twister. Pelanggan dimanjakan dengan tambahan daun jeruk, serai, serta jeruk nipis secara gratis dalam satu kemasannya. Agar rasanya lebih lezat, tidak ada salahnya menambahkan dengan bahan makanan lainnya. Produk satu ini dapat bertahan tiga hari ketika disimpan di kulkas, akan bertahan sebulan ketika disimpan di freezer. 

2. Bumbu Instan Bamboe 

Rekomendasi bumbu tomyam instan lainnya jatuh kepada umbu Instan Bamboe. Merk bumbu satu ini memang terkenal dengan aneka varian bumbu masakan lainnya yang tentunya tidak kalah lezat untuk dicicipi. Bumbu masakan satu ini dihadirkan dalam kondisi matang siap santap. Anda juga bisa menambahkan beberapa bumbu tambahan agar rasa yang dikeluarkan semakin mantap dan disesuaikan dengan selera. 

Soal rasa tampaknya tidak perlu diragukan lagi, sehingga tidak heran jika bumbu instan ini banyak diburu di pasaran. Harga yang ditawarkan pun cukup bersahabat di kantong, namun akan lebih hemat jika Anda membeli langsung satu bungkus sebagai persediaan. Dalam satu sachetnya sudah cukup untuk membuat satu hidangan lezat satu keluarga kecil, yang berarti Adna bisa lebih hemat dibandingkan membeli tomyam. 

3. Bumbu Instan Koki Jempol 

Bumbu Instan Koki Jempol masuk dalam daftar rekomendasi bumbu tomyam instan terbaik yang tidak kalah menarik untuk dicoba. Satu sachetnya sudah bisa menghasilkan 5 porsi, sehingga sangat cocok ketika ingin mengadakan acara makan makan bersama teman teman kos. Rasanya tidak kalah lezat seperti buatan tomyam ibu di rumah dan ditawarkan dengan harga bersahabat, sehingga tidak ada kerugian apapun ketika membelinya.  

4. Adabi Perencah Bumbu Tomyam 

Tampaknya membeli Adabi Perencah Bumbu Tomyam bisa menjadi keputusan tepat ketika sedang rindu mengkonsumsi tomyam. Produk asal Malaysia ini mampu memberikan citarasa lezat yang siap memanjakan mata, terutama jika ditambahkan dengan berbagai bumbu tambahan lainnya. Bahkan di negara asalnya, bumbu masakan satu ini cukup populer diburu penggemarnya. 

5. Bumbu Instan Paste Thailand 

Apabila Anda mencari rekomendasi bumbu tomyam instan berkualitas yang mampu memanjakan lidah, maka Bumbu Instan Paste Thailand adalah jawabannya. Bumbu masakan asal Thailand ini hadir dengan kemasan lebih praktis dan mudah digunakan, sehingga tidak perlu waktu lama untuk bisa menikmati hidangannya. Agar lebih lezat, silahkan tambahkan dengan beberapa bahan lainnya dan sesuaikan dengan selera. 

Berada di tanah rantau dan rindu dengan masakan tomyam buatan ibu di rumah ? Tidak perlu risau, karena kini Anda bisa membuatnya sendiri dengan modal bumbu instan. Racikan bumbunya telah dibuat menggunakan bahan berkualitas dan siap santap sehingga tidak perlu menunggu waktu lama untuk mengkonsumsinya. Harga yang ditawarkan pun cukup bersahabat, sehingga ideal bagi anak kos yang hendak berhemat namun ingin makan enak. 

Tahapan Menghitung Pajak Penghasilan

Membayar pajak adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh seluruh warga Indonesia. Pajak sendiri memiliki fungsi sebagai anggaran, regulasi, pemerataan dan sebagai fungsi stabilitas. Ada beberapa jenis pajak yang berlaku di Indonesia salah satunya adalah pajak untuk penghasilan. Bagi anda yang ingin membayar pajak penghasilan, maka alangkah baiknya untuk menghitung dengan benar terlebih dahulu. Yuk simak ulasan selengkapnya berikut. 

Tahapan Menghitung Pajak Atas Penghasilan 

1 Membuat Daftar Penghasilan 

Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan melakukan daftar atas penghasilan setiap bulannya. Pajak atas penghasilan ini biasanya akan dikenakan pada penghasilan total yang diterima dalam masa satu tahun. Jika anda bukan seorang pegawai yang penghasilan perbulannya tetap, maka penting untuk membuat daftar atas penghasilan yang anda terima setiap bulannya. 

Besaran penghasilan yang dihitung bukan hanya gaji pokok namun juga tunjangan yang anda terima. Dengan kata lain, anda harus menghitung penghasilan kotor selama kurang lebih satu tahun pajak. Buatlah daftar penghasilan agar lebih memudahkan anda untuk menghitung besaran nominal pajak. Jika sudah mengetahui nominal pendapatan, maka anda bisa segera menyiapkan uang untuk membayar pajak penghasilan. 

2. Menghitung PTKP 

Setelah melakukan daftar pendapatan, maka langkah selanjutnya adalah menghitung PTKP. Maksudnya adalah Penghasilan Tidak Kena Pajak yang dihitung dari pengurangan penghasilan neto bagi wajib pajak orang pribadi dalam menentukan besarnya penghasilan kena pajak. Setiap orang memiliki hitungan PTKP yang berlainan karena dipengaruhi besarnya penghasilan yang berbeda dan besarnya tanggungan rumah tangga. 

3. Menghitung Selisih Antara Penghasilan Kotor dengan PTKP 

Cara selanjutnya adalah dengan menghitung selisih antara penghasilan kotor dengan PTKP.  Caranya cukup gampang yaitu dengan mengurangi keduanya. Setelah selisihnya diketahui, maka proses perhitungan PKP akan bisa dilakukan. Jika angka atau nilai PKP sudah ada, maka besaran pajak atas penghasilan sudah dapat dilakukan. Maka anda bisa lanjut untuk menghitung nominal pajak atas penghasilan. 

4. Cara Menghitung PPH 

Untuk menghitung PPH pajak penghasilan, anda bisa langsung melihat beberapa peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Terdapat tiga kategori pembayaran pajak yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Untuk tarif pajak atas penghasilan akan dikenakan pajak sebesar 5% jika memiliki penghasilan sebesar Rp. 50.000.000 dalam satu tahun. Kemudian tarif pajak sebesar 15% akan dikenakan jika memiliki penghasilan antara Rp. 50.000.000 sampai dengan Rp. 250.000.000 selama satu tahun. 

Sementara itu tarif pajak akan dikenakan sebesar 25% jika memiliki penghasilan diatas Rp. 250.000.000 hingga Rp. 500.000.000 selama satu tahun. Terakhir besaran pajak sebesar 50% akan dikenakan jika memiliki penghasilan diatas Rp. 500.000.000 selama satu tahun. Anda harus lebih jeli untuk menghitung berapa nominal PPH yang ditetapkan sehingga tidak salah dalam membayar pajak. 

Misalnya anda memiliki pendapatan perbulan Rp. 5.000.000.- maka penghasilan kotor pertahunya bisa mencapai Rp. 60.000.000. Namun jika anda masih bujangan maka anda akan masuk dalam kategori PTKP poin pertama yaitu Rp. 54.000.000. Kemudian penghasilan kotor dikurangi dengan PKTP dan menghasilkan uang Rp. 6.000.000.-. Pajak penghasilan anda bisa dihitung dengan 15% × Rp. 6.000.000 = 900.000.-, nominal inilah yang harus anda bayarkan untuk PPH tahunan. 

Dengan mengetahui berapa nominal pajak atas penghasilan setiap tahunnya, maka anda bisa mempersiapkan jauh jauh hari. Pajak sendiri memiliki fungsi untuk pembangunan hingga menjalankan kebijakan pemerintah. Sehingga membayar pajak tepat waktu berarti pemerintah untuk membangun Indonesia menjadi lebih maju. Warga negara yang baik adalah mereka yang membayar pajak tepat waktu.