Tips Umroh Bersama Anak Balita

Dapat berkunjung dan melakukan ibadah secara langsung di Tanah Suci pastinya merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di dunia. Hanya saja, biaya umroh yang tergolong mahal membuat masih banyaknya umat muslim yang belum dapat mewujudkan impiannya tersebut.

Selain pekara biaya, berbagai persiapan juga perlu dilakukan agar perjalanan umroh anda dapat berjalan dengan lancar, termasuk apa saja yang harus dibawa dan tidak dibawa ketika mengajak anak balita berkunjung ke Tanah Suci bersama anda. Melakukan ibadah umroh bersama keluarga kecil anda pastinya akan jauh lebih menyenangkan dibandingkan melakukannya sendiri, bukan?

Walau membawa anak balita ketika umroh akan membutuhkan persiapan secara lebih ekstra, namun hal tersebut sekaligus dapat mengajarkan mereka mengenai nilai-nilai agama sedari dini. Nah, bagi anda yang berniat untuk membawa anak balita ketika umroh, yuk ketahui dulu hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan.

Tips Umroh Bersama Anak Balita


1. Perhatikan Usia yang Tepat

Sebelum memutuskan untuk mengajak anak anda berangkat umroh, maka perhatikan dulu usia yang tepat. Membawa anak berusia 5 tahun yang telah lebih mandiri dan aktif pastinya akan berbeda dengan membawa anak yang masih berusia 2 hingga 3 tahun. Tidak hanya berbeda dalam segi penjagaan sang anak, berbagai persiapan pun juga harus dilakukan secara matang. 

Misalkan, dikarenakan perjalanan yang akan ditempuh sangatlah panjang dan melelahkan, persiapkanlah popok untuk anak balita anda yang masih berusia 2 tahun, atau aneka hiburan untuk anak anda berusia 5 tahun agar tidak rewel ketika diperjalanan nantinya. 

2. Cek Riwayat Kesehatan Anak

Sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya untuk melakukan check up terlebih dahulu terhadap anak balita anda. Apakah mereka tengah mengidap penyakit menular atau berbagai jenis penyakit lainnya yang dapat membahayakan diri sang anak. Ada baiknya untuk melakukan vaksin secara lengkap sebelum melakukan perjalanan, guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. 

3. Tentukan Waktu Perjalanan yang Tepat

Cuaca di Arab Saudi berbeda dengan cuaca di Indonesia. Ketika anda telah menentukan waktu yang tepat untuk melakukan perjalanan umroh bersama anak, perhatikan terlebih dahulu mengenai cuaca yang tengah terjadi di Arab Saudi ketika itu. Tidak semua balita mampu menerima kondisi perbedaan cuaca yang terjadi, sehingga diperlukannya pengecekan secara meluruh sangat disarankan. 

Biasanya, waktu terbaik untuk melakukan perjalanan umroh bersama anak ialah diantara akhir tahun atau awal bulan, karena ketika itulah kondisi cuaca relatif lebih bersahabat. Usahakan untuk tidak melakukan umroh ketika musim panas, karena musim panas di Arab Saudi cenderung jauh lebih ekstrem dibandingkan Indonesia sehingga tidak menutup kemungkinan sang anak akan merasa tidak nyaman atau justru jatuh sakit. Jangan sampai niat ibadah anda justru membuat sang anak menjadi tidak nyaman. 

Melakukan antisipasi atau berjaga-jaga memang jauh lebih baik dibandingkan mencari solusi terhadap berbagai hal yang terjadi. Meskipun membawa anak balita dalam menjalankan umroh sangatlah baik untuk menanamkan nilai-nilai agama sejak dini, namun jangan lupa pua bahwa anda pun juga perlu melakukan persiapan ekstra, guna menghindari hal-hal diluar ekspektasi atau hal-hal tak terduga. 

Nah, ketika anda telah berniat untuk melakukan umroh, pastinya persiapan biaya tidak boleh dilewatkan begitu saja. Biaya umroh yang cenderung mahal membuat persiapan biaya pun juga perlu dilakukan sejak dini. Apakah anda bingung mencari cara cepat mengumpulkan biaya umroh? Yuk baca tips lengkapnya di https://www.cekaja.com/info/berniat-umroh-cari-tahu-biaya-dan-tips-mengumpulkan-uangnya/ 

0 komentar:

Posting Komentar