Pertimbangan Sebelum Melakukan Kredit Motor Baru

Di negara yang memiliki tingkat mobilitas tinggi ini, motor sudah menjadi barang wajib untuk dimiliki. Baik untuk keperluan pribadi ataupun keperluan mobilitas pekerja di suatu perusahaan. Sayangnya belum semua kalangan mampu membeli motor baru secara tunai. Alhasil, kredit adalah solusi yang sempurna. Lalu, apa yang harus dilakukan sebelum melakukan kredit motor baru?

Pertimbangan yang Harus Dilakukan Sebelum Melakukan Kredit Motor

Banyak hal yang perlu dipikirkan dan dipertimbangkan sebelum memutuskan melakukan kredit motor. Tentu dengan harapan kredit akan berjalan dengan lancar, tidak ada kredit macet, ataupun hal-hal yang tidak diinginkan lainnya. Semakin matang pertimbangan itu, maka resiko yang muncul di akhir akan semakin kecil. Berikut ini adalah beberapa pertimbangan yang bisa menjadi dasar sebelum melakukan kredit motor.

1. Pertimbangkan Reputasi Perusahaan Leasing
Reputasi perusahaan leasing berkaitan dengan kepastian pengambilan BPKB. Pastikan untuk melakukan kredit motor baru di perusahaan yang akan tetap eksis dalam waktu yang lama. Memilih perusahaan leasing yang ternama dan memiliki banyak cabang tentu akan mengurangi resiko dipersulit selama masa kredit maupun saat pengambilan BPKB.

2. Sesuaikan dengan Kemampuan Bayar
Umumnya, dalam sistem kredit motor, ada dua cara pembayaran yang ditawarkan. Yakni, membayar DP dalam jumlah besar dengan angsuran kecil, atau sebaliknya. Keduanya memiliki keuntungan sendiri-sendiri sesuai dengan kondisi keuangan Anda. 

Ada baiknya untuk membandingkan biaya kredit, biaya bunga, dan jangka waktu pelunasan sebelum memutuskan untuk memilih cara pembayaran di atas. Waktu pelunasan umumnya semakin lama dengan nominal cicilan yang kecil. Tentu saja jika dikalkulasi, biaya bunga yang dikeluarkan juga semakin besar.

3. Kemudahan Pembayaran Kredit
Hal lain yang perlu diperhatikan sebelum melakukan kredit motor baru adalah kemudahan sarana pembayaran. Misalnya saja, dealer menyediakan layanan pembayaran melalui ATM, jasa kantor pos, atau transfer via bank yang membuat Anda semakin fleksibel memilih. Jika dealer hanya menyediakan layanan pembayaran di tempat secara tunai, bisa dipastikan manajemen pengelolaan keuangannya tidak dapat dipercaya dalam jangka panjang.

4. Kebijakan Denda Keterlambatan
Dalam urusan kredit, keterlambatan pembayaran adalah hal yang lumrah. Sebelum melakukan kredit, pastikan untuk menanyakan kebijakan denda yang diberlakukan. Apakah dihitung per hari, atau langsung ditambah sekian persen dari cicilan. 

Jika dirasa denda yang diterpkan terlalu besar, Anda harus mengantisipasi untuk mencari perusahaan leasing lain. Atau Anda bisa tetap memilih perusahaan tersebut dengan konsekuensi harus selalu tepat waktu untuk menghindari kerugian besar. 

5. Survey ke Beberapa Dealer
Cara yang satu ini sangat umum dilakukan. Setelah memutuskan jenis motor yang akan dibeli, datangi secara langsung atau lakukan pengamatan secara online untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan masing-masing dealer. Akan menguntungkan jika Anda menemui dealer yang memberikan potongan tertentu untuk pembelian unit motor baru. 

Di samping itu, jangan terlalu mematok satu jenis motor saja. Cari tahu secara mendalam spesifikasi unit motor dengan harga yang masih berkisar di budget Anda.

6. Asuransi yang Didapat Selama Masa Kredit
Asuransi akan menjadi jaminan untuk motor baru Anda. Resiko kerusakan yang diakibatkan kecelakan ataupun pencurian bisa terlindungi dengan jaminan ini. Perusahaan pemberi asuransi haruslah terpercaya dan tidak memiliki catatan buruk dalam menjamin barang kredit.  

Demikian beberapa pertimbangan sebelum melakukan kredit motor baru yang bisa dijadikan pedoman. Dengan mematangkan pertimbangan di atas, harapan adanya kelancaran kredit pasti akan terwujud. Yang terpenting, jangan tergesa-gesa untuk memutuskan kredit. Gali lebih dalam informasi yang baik spesifikasi motor maupun dealer yang bersangkutan.

0 komentar:

Posting Komentar