Kisah Impian Perempuan Ajak Anjing Kesayangan Keliling Dunia

Hewan peliharaan di rumah seperti anjing memang menjadi teman yang menyenangkan untuk menghilangkan rasa sepi dan bosan. Bagaimana kalau kita ingin traveling ke banyak daerah atau bahkan keliling dunia, apakah mungkin mengajak anjing kesayangan. Perempuan ini berhasil mewujudkannya.

Perempuan kelahiran Italia, Marina Piro adalah salah satu orang yang berhasil mewujudkan impiiannya untuk keliling dunia bersama anjing kesayangannya. Ia berkeliling bersama anjing labrador yang diberi nama Odie menggunakan mobil karavan yang telah dimodifikasi.

"Alasan utama mengapa saya memilih untuk bepergian dengan mobil karavan adalah saya ingin berlibur bersama Odie. Sebuah karavan tampaknya adalah pilihan yang paling layak. Terlalu banyak bus, kereta api, pesawat tidak menerima anjing, belum lagi mungkin kesulitan Anda harus menemukan akomodasi yang sesuai," kata Piro seperti dikutip dari blog pribadinya pamthevan.com.

Dikutip dari Travelandleisure, Piro memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan di bagian timur laut Inggris untuk menggapai mimpinya. Piro membeli mobil dengan lima pintu Renault Kangoo dan memodifikasi mini vannya agar bisa ditinggali bersama anjingnya.



Ia melengkapi mobil vannya dengan lantai dan tempat tidur yang nyaman, dapur, dan lampu di dalamnya. Piro menghabiskan biaya modifikasi mobilnya sebesar 500 poundsterling.


Marina tak memiliki kemampuan untuk memodifikasi mobil. Ia belajar melalui website dan Youtube selama dua bulan agar bisa memodifikasi mobil.

Selama dua bulan tak jarang ia kesulitan menemukan panduan modifikasi mobil van yang mudah dilakukan bagi seorang perempuan. Namun, ia memutuskan untuk mendokumentasikan proses modifikasi mobilnya lewat blog pamthevan.com.


Dalam beberapa bulan, akun Instagram perjalanan Marina, Odia, dan Pam yakni @pamthevan91 telah diikuti hampir 20.000 "followers". Ia selalu mengunggah foto perjalanannya bersama Odie.

Maria bersama Odie telah melakukan perjalanan ke seluruh selatan Inggris, Perancis melalui Reims, Vosges, Lyon, Swiss, dan Italia. Ia bersama Odie berjalan membelah bukit, bermain di sungai, laut, kota, dan berinteraksi bersama masyarakat.

Dalam foto Instagram, ia menuliskan bahwa tak selalu mudah dalam melakukan perjalanan seorang diri. Ia menyebut terkadang membutuhkan seseorang agar merasa aman, seseorang untuk memberi petunjuk, dan seseorang untuk mengantarkan Odie buang air di tengah hujan.
Dari 20 Bandara Indonesia Menjadi Paling Tepat Waktu di Dunia

Kita selalu mendengar negara maju seperti Jepang memiliki transportasi paling tepat waktu di dunia. Kali ini Indonesia tidak mau kalah dengan negara maju tersebut, bahkan Indonesia menjadi nomor 1 dari 20 bandara di dunia mengenai bendara paling tepat waktu.

20 bandara besar terpilih sebagai bandara paling tepat waktu di dunia tahun 2016. Hal itu berdasarkan riset lembaga analis perjalanan udara asal Inggris, OAG, yang dirilis Januari 2017.

Bandara-bandara tersebut berada di benua Asia, Eropa, Amerika Latin, dan Australia. Indonesia diwakili oleh bandara Bandara Internasional Juanda sebagai bandara paling tepat waktu pada kategori bandara besar (bandara dengan 10-20 juta penumpang per tahun).

Bandara Internasional Juanda secara on-time performance (OTP) memiliki nilai rata-rata 90,30%.

Posisi berikutnya diraih Bandara Honolulu di Amerika Serikat (87,53%), Bandara Salt Lake City di Amerika Serikat (87,2%), Bandara Brasilia di Brazil (87,07%), dan Bandara Brisbane di Australia (86,71%).

Peringkat OAG Punctuality League diolah berdasarkan 54 juta catatan penerbangan selama setahun penuh di 2016. Hal itu dilakukan untuk menunjukkan kinerja bandara dan maskapai penerbangan terbaik yang dibagi ke dalam beberapa kategori.

Bandara dikategorikan menjadi empat kategori, yaitu bandara kecil (2,5-5 juta penumpang per tahun), bandara menengah (5-10 juta penumpang per tahun), bandara besar (10-20 juta penumpang per tahun), dan bandara utama (di atas 20 juta penumpang per tahun).
OAG mendefinisikan on-time performance (OTP) sebagai penerbangan yang datang atau berangkat dalam jangka waktu 15 menit dari jadwal waktu kedatangan atau keberangkatan.
Berikut daftar 20 bandara besar paling tepat waktu di dunia versi laporan OAG Punctuality League 2016 seperti dilansir dari situs resminya, Jumat (6/1/2017).

  1. Bandara Juanda (Surabaya) dengan nilai rata-rata OTP 90,30 persen
  2. Bandara Honolulu (Hawai) dengan nilai rata-rata OTP 87,53 persen
  3. Bandara Salt Lake City (Utah) dengan nilai rata-rata OTP 87,20 persen
  4. Bandara Brasilia dengan nilai rata-rata OTP 87,07 persen
  5. Bandara Brisbane (Australia) dengan nilai rata-rata OTP 87,71 persen
  6. Bandara Sao Paolo-Congonhas (Brasil) dengan nilai rata-rata OTP 85,40 persen
  7. Bandara Portland (Oregon) dengan nilai rata-rata OTP 85,19 persen
  8. Bandara Johannesburg (Afrika Selatan) dengan nilai rata-rata OTP 84,32 persen
  9. Bandara Athena (Yunani) dengan nilai rata-rata OTP 83,64 persen
  10. Bandara Copenhagen (Denmark) dengan nilai rata-rata OTP 83,12 persen
  11. Bandara Santiago (Chile) dengan nilai rata-rata OTP 83,07 persen
  12. Bandara Rio de Janeiro (Brasil) dengan nilai rata-rata OTP 82,96 persen
  13. Bandara San Diego (California) dengan nilai rata-rata OTP 82,60 persen
  14. Bandara Helsinki (Finlandia) dengan nilai rata-rata OTP 82,04 persen
  15. Bandara Tampa (Florida) dengan nilai rata-rata OTP 81,64 persen
  16. Bandara Vancouver (Kanada) dengan nilai rata-rata OTP81,59 persen
  17. Bandara Oslo (Norwegia) dengan nilai rata-rata OTP 81,41 persen
  18. Bandara Baltimore Washington dengan nilai rata-rata OTP 81,37 persen
  19. Bandara Chicago Midway dengan nilai rata-rata OTP 81,33 persen
  20. Bandara Vienna (Italia) dengan nilai rata-rata OTP 81,28 persen
Sebagai wakrga Indonesia kita patut bangga dengan pengumuman ini. Semoga kelak Indonesia bisa menjadi negara yang maju di segala sektor dan membuat rakyat yang ada di dalamnya menjadi sejahtera.